Kelahiran Baru (MARKUS 1:8)

3 04 2009

Anda tahu hukum gravitasi bumi? Lemparkan apa saja ke udara, pasti benda itu akan jatuh kembali. Hanya jika dalam suatu benda atau makhluk hidup bekerja hukum lain, mereka akan dapat terbang mengatasi gaya tarik bumi. Pesawat terbang, burung di udara adalah contohnya. Sayap-sayap mereka menyebabkan mereka dapat terbang dan gaya tarik bumi tidak dapat menarik mereka jatuh!

Mengapa semua kita cenderung proaktif berbuat dosa dan proaktif menjauhi Allah serta kebenaran-Nya? Mengapa begitu gampang kita menyerah kepada godaan untuk berkompromi dengan dosa? Misalnya, tidak jujur, benci, pikiran cemar, sombong, serakah, tidak hormat kepada Allah. Mengapa? Karena sifat manusia kita sudah dicemari oleh dosa. Kita, anak-anak Adam dan Hawa, telah mewarisi kecenderungan berbuat salah. Kita tidak berdaya untuk terbang dalam kesucian Allah. Kita tunduk di bawah hukum gravitasi dosa!

Yohanes Pembaptis berkhotbah dengan tegas dan tajam. Banyak orang diinsyafkan atas dosa-dosa mereka. Sebagai tanda keinsyafan dan pertobatan, mereka memberi diri dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Itu ungkapan tekad mereka meninggalkan dosa dan harapan bahwa seterusnya mereka akan hidup dalam kesucian. Namun Yohanes Pembaptis mengingatkan bahwa baptisan yang ia berikan tidak dapat mengubah mereka menjadi suci. Pertobatan tidak sama dengan pembaruan hati. Manusia perlu dilahirkan kembali sebab dosa telah membuat kita mati. Kita butuh diciptakan ulang, dilahirkan kembali, diberi hati baru!

Syukur bahwa Yesus Kristus berkuasa melakukan yang Yohanes Pembaptis tidak sanggup. Ia datang untuk menggenapi rencana penyelamatan dari Allah untuk manusia. Ia sudah memberikan hidup-Nya untuk menghidupkan kita yang mati rohani. Ia berkuasa membaptiskan kita dalam Roh Allah, yaitu baptisan pembaruan hati. Dengan dibaptiskan Roh kita dilahirkan baru. Sifat Kristus terbit dalam hati kita. Bahwa kita beriman kepada-Nya, mengasihi Dia, memiliki dorongan hati untuk menaati firman-Nya, adalah akibat dari Roh-Nya melahirkan kita kembali. Adakah tanda-tanda hidup dari Roh itu dalam Anda?

Sumber: http://www.ppa.or.id





14 03 2009

VISI pelayanan pemuda dan remaja GMII Antiokhia :
PEMUDA DAN REMAJA YANG MENJADI TERANG BAGI DUNIA (MATIUS 5:14)

TUJUAN PELAYANAN KAMI :
Pelayanan pemuda dan remaja GMII Antiokhia Ketapang bertujuan untuk membawa tiap anggotanya mengalami LAHIR BARU, mengalami kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari, menerapkan KEHIDUPAN YANG KUDUS sehingga mempunyai komitmen mengikuti Yesus sampai mati, MELAYANI TUHAN dengan sungguh-sungguh dan MENGALAMI BERKAT TUHAN

REAL 5:

REAL NEW LIFE

REAL HOLYNESS

REAL MINISTRY

REAL BLESSING

REAL HEAVEN





Visi-Misi Hidup

7 03 2009

Sebagai orang Kristen kita tentu ingin memiliki kehidupan yang bermakna sepanjang tahun yang baru ini. Layaknya orang beriman, kita pasti menggumuli tentang visi-misi kehidupan yang sesuai dengan kehendak-Nya. Kita sadar bahwa tanpa visi-misi yang jelas dan yang serasi kehendak Tuhan, maka kehidupan kita akan tidak memiliki nilai kekal.

Kesadaran akan pentingnya visi-misi makin belakangan ini makin juga diterima luas di kalangan bukan Kristen. Bahasa visi-misi sudah menjadi juga bahasa dalam berbagai perusahaan, bengkel, sekolah, dlsb. Maka keinginan bervisi-misi sendiri tidak lagi sesuatu yang unik milik kalangan Kristen semata, tetapi sudah diterima di kalangan luas. Yang membedakan adalah cara dan sumber perolehan visi-misi itu. Di kalangan bukan Kristen, visi-misi sangat besar kemungkinannya berasal dari kerinduan dan pengolahan sumber-sumber kodrati. Di antara orang dan lembaga Kristen, visi-misi berasal dari Allah sendiri.

Dalam kisah-kisah Perjanjian Lama kita menemukan prinsip penting tentang visi-misi. Pertama, visi-misi itu tidak datang dari perjuangan kodrati manusia tetapi berasal dari Tuhan. Tuhan sendiri menjumpai Nuh, Abraham, Musa, para nabi lain, lalu menyatakan visi-misi dari-Nya untuk mereka terima sebagai penugasan dari Allah. Demikian juga dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus yang mencari, memanggil, mengikutsertakan para murid-Nya dalam visi-misi yang Ia terima dari Bapa-Nya di surga. Maka, jika kita benar-benar berhasrat memiliki visi-misi hidup yang berarti, carilah dan mintalah dari Tuhan. Seperti doa Paulus, kita perlu merindukan Roh Penyataan dari Allah untuk menyatakan kehendak-Nya bagi kita, keluarga, dan lembaga dimana kita melayani.

Kedua, media melalui mana Roh Allah berbicara kepada kita kini menyatakan visi-misi itu adalah teks Alkitab. Sepanjang sejarah Kekristenan, orang Kristen telah mengakui bahwa Alkitab adalah penyataan dari Allah tentang kehendak, rencana-Nya, termasuk tentang hal-hal yang kini kita sebut sebagai visi-misi. Alkitab adalah catatan tentang berbagai tindakan dan tindakan bicara Allah. Catatan ini selain diterima sebagai kanon bagi iman dan tingkah laku, juga menjadi sarana Allah untuk bicara ulang dari zaman ke zaman kepada umat-Nya. Maka, bertanya tentang visi-misi hidup dan pelayanan perlu terkait dengan merenungkan Alkitab. Dalam Alkitab kita menemukan pemaparan denyut hati Allah yang bergerak melahirkan visi-misi dalam berbagai zaman yang berbeda. Dalam Alkitab kita menemukan hal-hal apa yang jadi fokus perhatian Allah di dunia ini, yang juga harus menarik orang serta lembaga Kristen memberi perhatian sebagai visi-misi kita. Bahkan lebih dari itu, Alkitab juga memaparkan tentang berbagai prinsip ilahi bagaimana Allah dan hamba-hamba-Nya mewujudkan visi-misi tersebut.

Ketiga, jika teks Alkitab demikian normatif bagi penemuan visi-misi kita, maka menafsirkan teks dengan tepat harus merupakan pergumulan serius kita. Betapa sering orang Kristen atau berbagai lembaga Kristen salah membaca atau salah menafsirkan teks Alkitab lalu menjadikan tafsiran salah itu sebagai visi-misi hidup mereka. Misalnya, janganlah kita menafsirkan teks Alkitab bagi visi-misi kehidupan perorangan kita dalam perspektif individualistis atau materialistis. Visi-misi Allah bagi kehidupan orang percaya adalah agar kita memiliki kehidupan yang berkelimpahan, sukacita yang penuh, karena kita bertumbuh makin serasi ke arah Yesus Kristus. Visi-misi Allah melibatkan perorangan untuk kepentingan terbentuknya umat. Maka berkat, pimpinan, penyertaan kepada perorangan, Allah janjikan bukan sebagai tujuan akhir tetapi sebagai bagian dari pembentukan suatu umat yang di dalamnya Ia hadir dan memerintah dalam syalom. Jadi, berhentilah bervisi-misi hidup yang individualistis dan materialistik. Itu pasti bukan dari Tuhan! Bangunlah visi-misi yang menyebabkan makin nyatanya komunikas umat Allah di tengah dunia ini, yaitu komunitas moral-spiritual yang mengambil wujud nyata dalam keseharian.

Keempat, karena visi-misi Allah bermuara pada pewujudan suatu umat ilahi, maka visi-misi kita harus kita kaitkan dalam pengertian yang jeli akan konteks kita masa kini. Konteks kita adalah zaman kita, manusia-manusia dengan berbagai manifestasi multi aspek seperti budaya, ekologi, sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dlsb. Orang Kristen dan Gereja ditempatkan Allah di tengah dunia agar menghadirkan karya penyelamatan Yesus Kristus dan berbagai kaitannya. Maka visi-misi Kristen tentu saja menyangkut visi-misi pewartaan Injil, sebab tanpa kesaksian akan hidup dan karya penyelamatan yang telah Yesus wujudkan, bagaimana mungkin pewujudan masyarakat syalom itu dapat terealisir. Namun kita tidak boleh berhenti hanya pada visi-misi dalam arti sempit penginjilan secara lisan belaka. Syalom yang Tuhan wujudnyatakan juga terjadi melalui kesaksian hidup dan karya nyata bernilai Kristen.

Visi-misi Kristen harus komprehensif, sebab Allah menciptakan suatu dunia yang multi-dimensi. Visi-misi kita pun perlu jeli melihat dunia ini dengan segala masalah dan prospeknya. Seperti halnya bisa jadi kita salah tasfsir teks, bisa jadi juga kita salah tafsir konteks. Betapa sering visi-misi kita sedemikian kerdil sebab dipengaruhi oleh apa yang dalam penilaian kita tentang sikon konteks, kita anggap mustahil Allah akan bekerja mengubahnya. Kita seperti sepuluh mata-mata Israel yang takut dan melepas visi-misi ilahi karena salah tafsir konteks. Sebaliknya, kita harus seperti Tuhan Yesus yang berani berkawan dengan orang-orang tersingkir yang dibuang masyarakat seolah sampah, sebab melihat potensi karya ilahi di dalam mereka. Kemampuan menafsir tepat terhadap konteks inilah (Yoh. 4.35) yang membuat seorang perempuan Samaria aib tanpa nama, berubah menjadi saksi yang membawa seisi kampung percaya Yesus.

Sumber : http://www.ppa.or.id





X’travaganza X’mas 2008

8 11 2008
logo natal

logo X'travaganza X'mas 2008

ni dia logo yg bakalan kita sablon….so buruan yg tertarik segera hub…Sdr.Albert…oc….ingat kaos/kemja hitam polos…bahannya n deadline masuk 22 November 2008 ok…pizzzz on earth…..





Extravaganza Natal Pemuda n’ Remaja….

26 10 2008

wuiiiiiii…ntar lagi uda mau natal tinggal sebulan oi……so pengurus pemuda uda siapin acara natal yang pasti dijamin unik dan belum pernah anda saksikan……dijamin tidak akan membosankan….so catat tanggalnya d…..MINGGU 7 DESEMBER 2008 dengan tema : NGOBROL SEPUASNYA Rp.0/dtk……WOW KEREN KHAN temanya…oh iya selain itu nanti ada doorprize dengan hadiah yang manarik dan juga nanti akan ada acara tukar kado……..so siapin diri anda untuk menikmati EXTRAVAGANZA NATAL PEMUDA N REMAJA ANTIOKHIA……..pasti seru abizzz……..catat tanggalnya dan jangan sampe kaga datang karena lo bakal nyesal….karena ini tidak akan terjadi untuk kedua kalinya n kaga ada siaran ulang heheheheh…heheh kaya berita aja y…….ok sebarin ke kawan-kawan kamu ya……ok d INFO selengkapnya hub pengurus Youth minstry……GBU





15 09 2008

Makna Logo GMII Antiokhia Youth Ministry :

Gambar tangan : Melambangkan tangan Tuhan Yesus yang selalu menopang dan menjaga kita.

Gambar orang : Melambangkan pemuda kristen yang selalu meminta tolong kepada Yesus yang kuat, pemuda yang selalu menyembah Tuhan

Gambar salib : Melambangkan pengorbanan Kristus untuk anak-anak muda

Gambar garis warna-warni : Melambangkan keberagaman karakter dan kepribadian pemuda yang dapat bersatu dalam Kristus

Matius 5:14 : Dasar pelayanan GMII ANTIOKHIA YOUTH MINISTRY yakni menjadi ANAK-ANAK TERANG.

Hubungi Kami di:

e-mail: youthgmiiantiokhia@yahoo.com

website: http://www.antiokhia-youth.co.cc

Sekretariat: Jl.P.Bandala no.15B Ketapang, Kalimantan-Barat 78813